Laporan: RD. Lukas Legasando
KOMSOS — Uskup Keuskupan Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM, melaksanakan kunjungan pastoral (lawatan) ke Paroki Senggo, Kabupaten Mappi, selama empat hari, terhitung sejak 30 Januari hingga 2 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi momen iman yang penting dan penuh makna bagi umat setempat.Kehadiran Uskup disambut secara meriah oleh umat yang telah lama menanti. Sambutan hangat itu mencerminkan kerinduan sekaligus kegembiraan umat akan kehadiran gembala mereka di tengah kehidupan gerejani yang sederhana namun penuh semangat.
Lawatan pastoral ini sungguh meneguhkan iman umat dan mempererat persekutuan Gereja lokal.Salah satu agenda penting berlangsung pada 31 Januari 2026, yakni penyerahan hibah tanah dari pemilik hak ulayat kepada Keuskupan Agats.

Pada kesempatan yang sama, Uskup Agats juga melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gereja baru di Kampung Sambruk, Stasi Busiri. Momentum tersebut sekaligus ditandai dengan penetapan Stasi Busiri–Sambruk sebagai kuasi paroki baru, sebuah langkah strategis dalam penguatan pelayanan pastoral di wilayah tersebut.
Perayaan Sakramen Krisma yang dilaksanakan di Stasi Busiri Paroki Senggo turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mappi. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Mappi, ditegaskan bahwa perayaan ini merupakan pengalaman iman yang berharga sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi umat Stasi Busiri.
Ia berharap, dengan peningkatan status stasi menjadi kuasi paroki, pelayanan pastoral kepada umat dapat semakin intensif dan menjangkau lebih luas.Lebih lanjut, ia menekankan agar para krismawan dan krismawati yang telah menerima Sakramen Krisma mampu menjadi agen-agen iman yang baik, yang menghadirkan perubahan dan mendorong pertumbuhan iman umat di wilayahnya masing-masing.
Pada kesempatan itu pula disampaikan permohonan maaf dari Bupati Mappi yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas kenegaraan.Kunjungan pastoral Uskup Agats ini membawa sukacita dan kebahagiaan mendalam bagi umat Stasi Busiri.
Bagi mereka yang menerima Sakramen Krisma, momen ini menjadi pengalaman rahmat yang memperdalam iman dan menandai proses pendewasaan rohani. Diharapkan, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi umat untuk terus bertumbuh dalam iman, pelayanan, dan kesaksian hidup Kristiani di tengah masyarakat.

