KOMSOS — Perwakilan Komsos Keuskupan Agats, Petrus Letsoin, mengajak Orang Muda Katolik (OMK) untuk terlibat aktif dalam pelayanan Komunikasi Sosial (Komsos) di paroki. Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama OMK di Gereja Paroki St. Martinus De Porres Ayam, Sabtu (21/02/2026).

Dalam penyampaiannya, Petrus menegaskan bahwa OMK memiliki peran strategis sebagai generasi digital yang mampu menjadi wajah Gereja di ruang publik, khususnya di media sosial. “Hari ini Gereja tidak hanya hadir di altar, tetapi juga di media sosial. OMK harus menjadi penjaga wajah Gereja,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi membuka peluang besar bagi kaum muda untuk terlibat dalam pewartaan Injil. Dokumentasi kegiatan gereja, penulisan berita sederhana, hingga pengelolaan media sosial paroki merupakan bentuk pelayanan nyata yang dapat dilakukan OMK.
Ia juga mengingatkan pentingnya etika dalam bermedia. Setiap unggahan, komentar, dan konten yang dibagikan harus mencerminkan nilai kasih, kebenaran, dan persaudaraan. “Jangan sampai jari kita justru melukai. Media harus menjadi sarana membangun, bukan memecah,” tegasnya.

Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari para OMK yang hadir. Sejumlah peserta menyatakan kesiapan mereka untuk membentuk tim kecil Komsos di tingkat paroki guna mendukung pelayanan komunikasi dan dokumentasi kegiatan gereja.
Melalui ajakan ini, Komsos Keuskupan Agats berharap semakin banyak orang muda yang terlibat aktif dalam pelayanan komunikasi Gereja, sehingga karya-karya pastoral di wilayah pedalaman dapat dikenal luas dan memberi inspirasi bagi umat.

“Di era digital ini, jari-jarimu bisa menjadi alat pewartaan. Kameramu bisa menjadi saksi iman. Akun media sosialmu bisa menjadi mimbar Injil,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, OMK diharapkan mampu menjadi misionaris digital yang menjaga citra dan martabat Gereja di tengah arus informasi yang terus berkembang.

