Posted on: 04/11/2020 Posted by: Kevin Sanly Putera Comments: 17
Keuskupan Agats

Kamis, 5 November 2020.

  • Filipi. 3:3-8a.
  • Mazmur. 105:2-3.4-5.6-7.
  • Injil Lukas. 15:1-10.

AKAN ADA SUKACITA DI SURGA KARENA SAYA DAN ENGKAU BERTOBAT

Sebagian orang Kristiani zaman now termasuk saya sebelum membiarkan diri dikuasai Roh Kudus sepenuhnya mempunyai kemiripan dengan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Kita berpikir bahwa kita sudah kudus, Katolik, apostolik sehingga tidak boleh bergaul dengan orang-orang berdosa yang sangat nampak misalnya : pemabuk, pekerja club malam, pencuri, pembunuh, perampok, pembohong dll.

Yesus memberi contoh kepada kita bahwa Ia amat mengasihi orang berdosa sehingga orang-orang berdosa dan para pemungut cukai biasanya datang kepada Yesus untuk mendengar pengajaran-Nya. Selain itu Ia menjelaskan kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang menganggap diri lebih suci daripada yang lain mengenai suasana Kerajaan Allah jika seorang berdosa bertobat. Yesus berkata, jika seorang mempunyai seratus ekor domba, lalu yang seokor hilang. Tentu ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan domba di padang gurun dan pergi mencari yang satu itu. Jika ia menemukannya. Ia akan meletakannya dibahunya dengan gembira sambil berjalan pulang ke rumah. Kemudian ia akan mengundang sahabat-sahabat dan tetangga-tetangga untuk bersukacita bersamanya karena ia telah menemukan seekor domba dengan selamat.
Atau seorang wanita yang mempunyai sepuluh dirham, lalu kehilangan satu dirham. Ia pasti mencari yang hilang sampai menemukannya. Saat itu, ia akan mengundang sahabat dan kenalan untuk bersukacita bersamanya karena ia telah menemukan dirham yang hilang. Demikian juga akan ada sukacita para malaikat Allah di surga karena satu orang bertobat.

Mari kita sadar bahwa kita juga orang berdosa seperti rasul Paulus yang sebelum mengenal Yesus, ia sombong dengan kehebatan lahiriahnya. Ia disunat pada hari kedelapan, seorang Israel dari suku Benyamin, seorang Ibrani asli, seorang Farisi, yang sangat memahami hukum Taurat karena ia belajar dari Gamaliel, penganiaya jemaat, dan tidak bercacat, namun setelah Paulus berjumpa dengan Tuhan Yesus dalam penglihatan saat berjalan ke Damsyik, ia menganggap semua keuntungan itu sebagai yang merugikan dirinya sebab bagi dia, Kristus adalah kudus dan mulia.

Marilah kita bertobat dan mengimani Kristus sebagai yang kudus dan mulia dari Allah dan menjadikan Yesus sebagai rol model yang mesti kita teladani. Misalnya kita bergaul dengan sesama yang masih hidup dalam kuasa iblis agar mereka bisa bertobat dan menerima Tuhan Yesus melalui perkataan dan perbuatan kita. Dengan demikian, akan ada sukacita di surga karena saya, anda dan sesama telah bertobat.

Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati bapak, ibu, saudara dan saudari bersama anggota keluarga agar sehat dan memperoleh rejeki pada hari ini. Amin

RD. Paul Buarlele, imam Keuskupan Agats-Papua.

17 People reacted on this

  1. Amin Romo Terimakasih atas berkatnya dan firman-nya pada pagi hari selamat beraktifitas GBu

  2. Amin…
    Terimakasih Padre Paul Renungan yg menguatkan dn meneguhkan iman saya, ….sehat trus dn ttp semangat dlm tugas pelayanan hari ini…
    Tuhan yesus memberkati.

  3. Pagi Pastor Paul,
    Terima kasih renungannya…
    Tuhan krn berbelas kasih maka Ia datang pada Paulus yg menganiaya jemaat Yesus. Setelah perjumpaan dgn Kristus, dia sadar bhw apa yg dia miliki selama ini adalah sampah.
    Di dalam Yesus ada sukacita dan damai sejahtera.
    Syalom

  4. Amin Romo … terima kasih untuk berkat dan renungannya yg menguatkan hari ini. Semoga rahmat belas kasih Allah selalu menyertai perjalanan hidup kita, amin.
    Selamat beraktivitas dan salam sehat selalu Romo, Gbu.

  5. Salam Pater Paul.
    Terima kasih Firman Tuhan dan renungan yg sangat memberkati.
    Tuhan berkati Pater Paul dalam pelayanannya.

    1. Terima kasih Romo untuk renungan hari ini.
      Semoga kami bertobat dan mengikuti sejak Kristus mengasihi sesama

Leave a Comment