Posted on: 07/10/2020 Posted by: admin Comments: 14
Paroki Kristus Raja Mbait

Rabu, 7 Oktober 2020 (PW SP Maria, Ratu Rosario, Pekan biasa XXVII)

  • Galatia. 2:1-2.7-14.
  • Mazmur. 117. 1.2.
  • Injil Lukas. 11:1-4.

Doa yang diajarkan Yesus Penyelamat kita adalah doa Bapa kami. Di dalam isi doa ini, para murid termasuk kita diajak untuk:

  1. Menguduskan nama Tuhan.
  2. Memohon: a.Datanglah kerajaan Allah, namun dalam hidup, kita sering menciptakan kerajaan iblis.
    b. Berilah kami makanan kami yang secukupnya.
    c. Dan ampunilah dosa kami, sebab kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Apakah kita sudah memaafkan dan mengampuni orang-orang yang bersalah kepada kita ? (suami, istri, anak, teman sekomunitas, teman kerja, dll).
    d. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan. Semoga kita tidak membiarkan diri dicobai iblis.

Jika kita mampu mewujudkan doa Bapa kami ini dalam hidup kita, maka sesungguhnya kita sedang mewartakan injil Tuhan Yesus kepada anggota keluarga batih, keluarga besar, dan segala bangsa, baik Yahudi maupun bukan Yahudi sebagaimana rasul Paulus mewartakan injil kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi / orang-orang tak bersunat sedangkan murid lain mewartakan injil kepada bangsa Yahudi.

Salam Maria. . .

Tuhan Yesus memberkati bapak, ibu, saudara dan saudari bersama semua keluarga agar sehat dan bebas dari covid serta yang sedang menderita covid mengalami mujizat penyembuhan berkat imannya kepada Tuhan Yesus sebagai dokter.

RD Paulus Buarlele, Imam Keuskupan Agats-Papua.

14 People reacted on this

  1. Amin Romo Terimakasih atas berkatnya dan renungan pada pagi hari semoga kita di jauhkan dari covid dan Tuhan selalu memberikan pertolongan GBu

  2. Pagi Pastor Paul,
    Terima kasih renungan sekaligus pengajaran atas Doa Bapa Kami…
    Kami selalu sulit mengampuni kesalahan orang, bahkan buat gosip, cerita yg tidak baik…Ampunilah kami Tuhan. Sehingga kami pantas jadi pewarta kerajaan Allah.
    Syalom

  3. Mengampuni mmg butuh Perjuangan n Proses yg Luar Biasa,, sy mengalamix tapi bila Roh Allah yg Menuntun tak terasa kita sdh melewati n kita sendiri yg di Ubah…Trima kasih Pater.

Leave a Reply to Hendra Sinabariba Cancel reply