KOMSOS – Sebuah momen penuh sukacita dan sejarah kembali terjadi di Paroki Martir-Martir Muda Uganda, Komor, Keuskupan Agats. Pada Minggu (1/6), Uskup Keuskupan Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM memimpin Misa Krisma yang diikuti oleh 71 krismawan dan krismawati. Ini menjadi perayaan Krisma pertama sejak terakhir kali dilaksanakan di paroki tersebut pada tahun 1970-an.

Perayaan diawali dengan perarakan meriah dari depan pastoran menuju gereja paroki. Barisan Putra-Putri Altar membuka prosesi, diikuti oleh para krismawan dan krismawati, kelompok penabuh tifa yang menambah semarak suasana, serta Diakon Paulus Lartutul, para imam, dan akhirnya Uskup Murwito sendiri.
Uskup Murwito didampingi oleh Pastor Paroki Komor, RD. Yosep Din, bersama RD. Hillario Salmon dan Diakon Paulus Lartutul dalam perayaan ekaristi kudus tersebut.

Dalam homilinya, Mgr. Murwito menekankan pentingnya hidup dalam terang Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat. “Kehadiran Roh Kudus bukan sekadar simbol, tetapi kuasa nyata yang meneguhkan kita untuk hidup dalam kasih dan pelayanan,” ujar Uskup.
Setelah pemberkatan Krisma, perayaan dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pastoral Paroki yang baru. Pastor Yosep Din menegaskan keterlibatan tiga pilar utama—pemerintahan, adat, dan agama—dalam struktur dewan, yang mencerminkan kekayaan budaya dan spiritual masyarakat Komor.

“Tiga tungku ini menjadi dasar kuat pelayanan pastoral yang menyatu dengan kehidupan umat,” ungkap Pastor Yosep.
Seluruh rangkaian acara berlangsung semarak dengan iringan lagu-lagu berbahasa daerah yang dinyanyikan umat dengan penuh semangat, menambah kekhidmatan sekaligus sukacita umat yang telah lama menantikan momentum sakral ini.

Perayaan Krisma tahun ini tidak hanya menjadi tonggak iman bagi para penerima Sakramen Krisma, tetapi juga menandai kebangkitan kembali kehidupan rohani Paroki Komor setelah puluhan tahun.

