KOMSOS – Siang yang menyengat di Ewer tak menyurutkan semangat umat Paroki St. Petrus untuk menyambut Salib Papua Youth Day (PYD). Panas matahari hanya menambah kemilau semangat yang membara di hati umat, terutama Orang Muda Katolik (OMK) yang sudah bersiap sejak pagi hari.
Dari ujung kampung, pekikan semangat OMK Stasi Pos terdengar nyaring membelah udara. Mereka datang bersama RD. Frido Sariman, membawa Salib PYD dengan penuh suka cita. Pekikan itu segera disambut dari ujung dermaga oleh umat Ewer yang telah menanti penuh rindu. Pekikan adat menggema, seolah membangkitkan roh kebersamaan dan iman yang hidup di tanah Asmat.

Tua-tua adat memukul tifa dengan ritme yang menggugah jiwa. Mama-mama menari dengan gerakan khas Asmat, goyangan yang tidak hanya indah namun juga sarat makna budaya. Dentuman tifa menyatu dengan suara nyanyian adat, menjadikan penyambutan Salib PYD sebagai peristiwa rohani yang berpijak kuat pada akar tradisi.
Saat perahu merapat dan Salib menepi, perwakilan dari setiap lingkungan umat dengan hati-hati menyambutnya. Salib itu dipeluk, dijamah, dan dibawa penuh kasih – seakan seluruh umat hendak mengatakan: Kami siap menjadi bagian dari perjalanan kasih ini.
Rombongan pengantar Salib berjalan dalam barisan panjang, melewati jalan kecil, jalan papan, hingga jalan beton yang menjadi saksi perjalanan iman umat. Di depan Gereja, sekelompok umat dengan hiasan ornamen budaya Asmat dan membawa ranting pohon menyambut dengan sukacita. Mereka berlari kecil, menari, dan bernyanyi, mengiringi Salib menuju rumah Tuhan.

Sesampainya di gereja, para suster Komunitas DSY Ewer menyambut dengan tangan terbuka. Dengan khidmat, Salib diarak masuk dan ditempatkan di dalam Gereja. Semua umat kemudian berlutut, bersatu dalam doa bersama. Hening dan haru memenuhi ruangan. Suasana begitu sakral – Salib telah tiba, dan hati umat pun tersentuh dalam perjumpaan yang menguatkan iman.
Hari itu, Ewer bukan sekadar kampung biasa. Ia menjadi tanah yang penuh berkat, tempat di mana tradisi dan iman bersatu dalam penyambutan Salib PYD yang membawa pesan harapan, kasih, dan kesatuan.

