KOMSOS – Senyum sukacita dan rasa syukur terpancar dari wajah umat Paroki Sta. Silvia Yamas-Yeni pada Minggu (14/09/2025). Di tengah suasana sederhana namun penuh makna, mereka merayakan Misa pemberkatan Pastoran baru. Perayaan ini dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agats, RD. Innocentius Rettobjaan, didampingi Pastor Paroki, RD. Yanto Bria.

Dalam khotbahnya, Pastor Inno mengajak umat merenungkan Pesta Kemuliaan Salib yang dirayakan hari itu. “Hari ini kita merayakan Pesta Kemuliaan Salib, salib yang menjadi simbol keselamatan Yesus. Yesus adalah Raja kita, tapi tempatnya bukan di singgahsana, melainkan di kayu salib. Dari situ kita semua diselamatkan,” ujarnya penuh haru.

Ia menegaskan, salib bukan hanya simbol penderitaan, melainkan tanda kasih yang mengajarkan setiap orang untuk rela berkorban bagi sesama. “Kalau kamu lihat seseorang berkorban habis-habisan untuk kamu, kamu pasti mau menjaga dia baik-baik. Tuhan Yesus sudah berkorban untuk kita. Maka marilah kita belajar dari Yesus agar kita juga mau berkorban satu sama lain,” tambahnya.

Buah Kepedulian dari Perjumpaan
Berdirinya Pastoran baru Yamas-Yeni tidak terlepas dari hati para dermawan. Pastor Yanto dalam sambutannya menuturkan, gagasan membangun Pastoran muncul ketika sejumlah tamu dari Jakarta yang dipimpin oleh Ibu Maryke berkunjung saat Natal tahun lalu. Mereka melihat kondisi Pastoran lama yang sudah tua dan tidak layak. Dari situlah lahir gerakan spontan untuk membantu umat di Yamas-Yeni.

“Penggalangan dana hanya berlangsung dua bulan. Ini boleh terjadi karena campur tangan Tuhan. Ternyata masih ada orang-orang yang peduli kepada umat di Keuskupan Agats,” kata Pastor Yanto dengan penuh syukur.
Berbekal semangat dan dukungan banyak pihak, pembangunan Pastoran selesai dalam waktu kurang lebih tiga bulan. Kini, bangunan sederhana namun kokoh itu berdiri di atas tanah keuskupan, menjadi tanda kasih sekaligus harapan baru bagi pelayanan pastoral di Paroki Sta. Silvia Yamas-Yeni.

Ucapan Syukur dan Doa Bersama
Pada kesempatan itu, Pastor Yanto menyampaikan ucapan terima kasih khusus kepada para donatur melalui Ibu Maryke, Ibu Hertin, Ibu Nelly, serta Koko Jack dan istri yang turut mengulurkan tangan. “Kita doakan agar para donatur, dan orang-orang yang mau membantu kita dilindungi, diberi kesehatan, dan rejeki dalam kerja-kerja serta keseharian mereka,” ujarnya.

Nada serupa datang dari Pastor Inno. Sebagai Vikjen, ia menyampaikan terima kasih mewakili Uskup Agats. “Saya selaku Vikjen, mewakili Bapa Uskup menyampaikan rasa terima kasih kami kepada semua pihak. Para penderma saya tidak kenal mereka. Kalau pesan ini sampai kepada mereka, sampaikan terima kasih atas cinta dan pengorbanan bagi Keuskupan Agats, khususnya Paroki Yamas-Yeni,” ungkapnya.

Tanda Kasih yang Menguatkan Iman
Peresmian Pastoran baru Yamas-Yeni tidak hanya sekadar hadirnya bangunan fisik, tetapi juga bukti nyata cinta kasih yang mengalir lintas jarak dan waktu. Ia menjadi simbol persaudaraan yang menguatkan iman umat, sekaligus pengingat bahwa karya pastoral hanya bisa tumbuh melalui kebersamaan.

Dengan penuh doa dan harapan, umat Paroki Sta. Silvia Yamas-Yeni kini menyongsong lembaran baru perjalanan iman mereka. Sebuah perjalanan yang diperkaya dengan tanda kasih para dermawan, dan diteguhkan dalam doa bersama Pastor Vikjen serta seluruh umat yang hadir.

