KOMSOS – Suasana Aula Gereja Paroki Kristus Raja Mbait pada sabtu 13/09/25, terasa hidup dan penuh semangat. Kurang lebih 110 orang muda Katolik berkumpul dalam sebuah seminar sehari yang dibuka dengan penuh sukacita oleh Pastor Paroki, RD. Innocentius Rettobjaan.
Dengan tema “Antara Harapan dan Tantangan di Tengah Dunia Modern”, kegiatan ini menghadirkan tiga sesi utama. Peserta diajak mengenal lebih dalam tentang identitas OMK, peduli pada isu kesehatan khususnya stunting, dan belajar menjadi pribadi bijak dalam menggunakan media sosial.

Setiap materi membuka wawasan baru bagi kaum muda. Dari Dinas Kesehatan, mereka belajar pentingnya menjaga gizi untuk mencegah stunting. Dari Polsek Asmat, mereka diingatkan agar tidak mudah percaya pada berita bohong. Sementara sesi tentang kepemudaan mengingatkan kembali siapa sejatinya Orang Muda Katolik: pribadi yang penuh harapan, tangguh, dan siap menghadapi tantangan.
Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperkuat persaudaraan antar sesama OMK.

Bagi para peserta, pengalaman sehari itu menjadi ruang perjumpaan yang membangkitkan semangat baru. Mereka pulang dengan bekal pengetahuan, rasa persaudaraan, dan tekad untuk hadir sebagai saksi Kristus di tengah dunia modern.
Dengan berakhirnya seminar sehari ini, OMK Paroki Kristus Raja Mbait diharapkan semakin siap menghadapi arus perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai anak-anak Allah yang terpanggil untuk bersaksi dan melayani.


