Posted on: 25/06/2025 Posted by: Petrus Letsoin Comments: 0

KOMSOS — Uskup Keuskupan Agats, Mgr. Aloysius Murwito OFM, bersama Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, serta Ketua DPRK Asmat, Ferdinandus Puk melakukan pengecoran tiang pertama pembangunan halaman Gereja Kristus Raja Mbait pada Rabu (25/06/2025). Kegiatan ini menjadi awal penting dalam proses pembangunan sarana peribadatan yang dinantikan umat di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan, Jufrandi Juang Parera, mengungkapkan bahwa pembangunan halaman gereja ini mendapat dukungan besar dari berbagai pihak. Pemerintah Daerah Asmat memberikan perhatian nyata melalui dana hibah senilai Rp 750 juta, disertai kontribusi sukarela dari para donatur dan umat setempat.

“Pengecoran fondasi ini merupakan tahap awal, diawali dengan pemancangan cerucut kayu besi sebagai pondasi dasar. Selanjutnya, pengecoran tapak atau fondasi poerolat kita laksanakan hari ini,” jelas Jufrandi.

Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan rampung sebelum perayaan 10 tahun berdirinya Gereja Kristus Raja Mbait, sebagai kado istimewa untuk umat paroki.

Dalam sambutannya, Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek teknis, khususnya terkait struktur bangunan yang harus tahan terhadap kondisi pasang surut air laut.

“Kepada para tukang, pastikan campuran beton yang digunakan benar-benar kedap air. Dengan kondisi air yang makin naik, fondasi dan tiang ini harus dibuat lebih kuat dan lebih tinggi,” tegas Bupati.

Ia juga mengapresiasi peran Dinas Pekerjaan Umum Asmat atas dukungan teknis dan administrasi sehingga pembangunan ini dapat direalisasikan melalui mekanisme hibah pemerintah.

“Kami dari Pemerintah Daerah, baik eksekutif maupun legislatif, selalu siap mendukung. Apa yang bisa kita bantu, akan kita upayakan,” tambahnya.

Sementara itu, Uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito OFM, turut mengungkapkan kegembiraannya atas kekompakan umat dan dukungan dari berbagai pihak.

“Saya melihat dari jauh perkembangan di Mbait ini, dan saya sangat menghargai semangat kekompakan umat bersama dewan paroki. Pembangunan gereja di mana-mana sedang berjalan, ini semua berkat dukungan umat, donatur, dan perhatian pemerintah daerah. Atas nama Keuskupan Agats, saya ucapkan terima kasih,” kata Uskup.

Ia menegaskan, pembangunan fisik gereja harus sejalan dengan pembangunan iman dan kehidupan sosial umat.

“Bangunan ini adalah tanda pertumbuhan iman umat Allah. Semoga memiliki dampak nyata dalam mempererat persekutuan umat dan meningkatkan kehidupan sosial. Selamat bekerja, semoga semua berjalan sesuai rencana dan menjadi berkat bagi kita semua,” tutup Mgr. Aloysius.

Pembangunan halaman gereja ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan rohani dan sosial umat Katolik di Mbait, sekaligus bukti nyata sinergi antara umat, pemerintah, dan berbagai pihak dalam memajukan kehidupan beragama di Kabupaten Asmat.

Leave a Comment